Papua – Kepolisian Daerah Papua melalui program dialog interaktif Polisi Menyapa kembali menyapa masyarakat dengan mengangkat tema “Pengawasan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM)”, Kamis (16/04/26).
Kegiatan yang berlangsung di Studio LPP RRI Jayapura tersebut menghadirkan narasumber Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, serta perwakilan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua, AKP Fazar Zadiq, S.Tr.K., S.I.K., dan dipandu oleh presenter Arul Firmansyah.
Dalam dialog tersebut, Awan Raharjo menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di wilayah Papua saat ini berada dalam kondisi aman dan stabil. Ia menjelaskan bahwa Pertamina secara konsisten menjaga ketahanan stok BBM minimal pada level sepuluh hari guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa kondisi stok BBM di Papua saat ini sangat baik dan selalu kami jaga pada level ketahanan minimal sepuluh hari. Setiap hari kapal tanker melakukan pengiriman ke terminal BBM sehingga pasokan tetap terjaga dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaannya,” ujar Awan Raharjo.
Lebih lanjut, Awan Raharjo juga menjelaskan bahwa konsumsi BBM di Provinsi Papua cukup besar dengan kebutuhan harian yang mencakup berbagai jenis bahan bakar seperti Pertalite, Bio Solar, Pertamax hingga minyak tanah.
Ia menambahkan bahwa distribusi BBM di Papua menghadapi tantangan tersendiri karena kondisi geografis wilayah yang luas serta keterbatasan konektivitas transportasi darat antar daerah.
“Tantangan terbesar di Papua adalah kondisi geografis yang cukup berat dan belum tersambungnya jalur transportasi darat antar wilayah. Karena itu kami mengandalkan distribusi melalui berbagai moda transportasi seperti laut, darat hingga udara agar BBM tetap dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil,” jelasnya.
Sementara itu, AKP Fazar Zadiq menyampaikan bahwa Polda Papua terus berupaya memastikan distribusi BBM berjalan aman dan tepat sasaran melalui pengawasan serta kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina dan pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa Polda Papua telah membentuk satuan tugas untuk memantau serta menindak potensi penyalahgunaan BBM di wilayah Papua.
“Kami bersama stakeholder terkait telah membentuk satgas pengawasan penyalahgunaan BBM. Tim ini bertugas melakukan pengawasan dan pemantauan agar distribusi BBM berjalan dengan baik serta mencegah adanya praktik penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat,” ungkap AKP Fazar Zadiq.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemantauan langsung di lapangan, termasuk pada sejumlah SPBU di Kota Jayapura guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan dalam proses pengisian BBM. Menurutnya, hingga saat ini pihak kepolisian masih mengedepankan langkah persuasif kepada masyarakat yang terindikasi melakukan pengisian berulang maupun praktik yang berpotensi mengganggu distribusi.
“Sejauh ini kami masih melakukan pendekatan persuasif berupa teguran kepada masyarakat yang terindikasi melakukan pengisian lebih dari satu kali. Namun apabila ke depan ditemukan pelanggaran yang mengarah pada tindak pidana, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Di akhir dialog, kedua narasumber juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban distribusi BBM di Papua. AKP Fazar Zadiq mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan BBM maupun LPG di lingkungan sekitar.
“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mata dan telinga bagi kepolisian. Apabila melihat adanya indikasi penyalahgunaan BBM atau LPG, segera laporkan kepada kami agar dapat ditindaklanjuti,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Awan Raharjo juga mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM secara bijak dan membeli sesuai kebutuhan. Ia menegaskan bahwa stok dan distribusi BBM di Papua dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara wajar sesuai kebutuhan. Stok BBM di Papua dalam kondisi aman dan distribusinya terus kami jaga agar dapat melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya.(RD)






































