Papua – Tokoh masyarakat Papua Pegunungan sekaligus Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Briur Wenda, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga perdamaian dan tidak mudah terprovokasi pascabentrokan antarkelompok masyarakat di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya.
Ajakan tersebut disampaikan menyusul situasi keamanan di wilayah Wamena yang sempat memanas akibat aksi saling serang antara kelompok masyarakat asal Lanny Jaya dan Kurima.
Briur Wenda menegaskan bahwa seluruh pihak harus mengedepankan dialog, penyelesaian secara adat, serta pendekatan kekeluargaan guna mencegah konflik semakin meluas.
Menurutnya, berbagai upaya komunikasi dan koordinasi telah dilakukan bersama sejumlah tokoh penting di Papua Pegunungan untuk membantu meredam situasi keamanan di Wamena.
Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat agar menahan diri dan tidak terpengaruh oleh isu maupun ajakan yang dapat memicu konflik susulan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan mengedepankan penyelesaian damai. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan,” ujar Briur Wenda.
Selain itu, Briur Wenda menilai keterlibatan tokoh agama, tokoh adat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Papua Pegunungan.
Ia berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mempercepat proses perdamaian sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Seruan perdamaian tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dan berbagai tokoh di Papua Pegunungan yang terus mengimbau masyarakat untuk menghentikan konflik serta menjaga stabilitas keamanan demi kepentingan bersama.(AF)






































