Antisipasi Dampak Kekeringan, Sat Binmas Polres Boven Digoel Tingkatkan Imbauan Cegah Kebakaran

Cartenz19 Dilihat

Papua – Mengantisipasi dampak kondisi cuaca kering dan potensi kekeringan yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, Polres Boven Digoel melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) meningkatkan langkah preventif dengan menyambangi warga di sejumlah wilayah Distrik Mandobo, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin KBO Sat Binmas Polres Boven Digoel Iptu Bambang Y. bersama personel Bhabinkamtibmas dan anggota Sat Binmas. Dalam kegiatan sambang, personel memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah antisipasi kebakaran lahan dan permukiman yang berpotensi meningkat ketika kondisi lingkungan berada dalam keadaan kering.

banner 336x280

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya adaptif kepolisian dalam mengantisipasi dampak kondisi atmosfer yang relatif kering. Berdasarkan pantauan BMKG hingga Dasarian I September, sebagian besar wilayah Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim kemarau, sementara sejumlah wilayah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) berkepanjangan. Kondisi minimnya curah hujan dan atmosfer yang kering dapat meningkatkan potensi kekeringan serta memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Di wilayah Boven Digoel, upaya pencegahan dilakukan dengan meningkatkan komunikasi langsung bersama masyarakat. Personel menyambangi Kompleks Batu Bata yang dipimpin Bapak Naat, kebun milik Bapak Kamilus di Gang Belakang Sinar Jaya, warga Gang Belakang Sinar Jaya Kampung Persatuan, serta kediaman Bapak Paskalis Ki dan Bapak Alfons di RT 12 Gang Bonop, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo.

Personel juga menyampaikan imbauan menggunakan pengeras suara di sepanjang Kompleks Gang Bonop dan sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Dalam penyampaiannya, personel mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber-sumber api di lingkungan sekitar. Masyarakat diminta tidak membakar sampah, semak maupun lahan secara sembarangan, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan untuk memasak maupun kegiatan lainnya.

Warga juga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan dan mengawasi anak-anak agar tidak bermain dengan api. Pembakaran lahan atau kebun agar dihindari, terlebih ketika kondisi lingkungan kering maupun saat angin bertiup kencang karena dapat menyebabkan api dengan cepat meluas.

Selain pencegahan kebakaran, masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan menggunakan sumber daya air secara bijak sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan dampak kekeringan. Apabila menemukan titik api, kebakaran, maupun kondisi lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Dalam dialog bersama warga, masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut. Sejumlah warga menyampaikan telah melakukan langkah antisipasi dengan membersihkan rumput dan semak di sekitar pekarangan rumah, terutama setelah sebelumnya sempat terjadi kebakaran lahan di wilayah sekitar.

“Kami akan menyampaikan imbauan ini kepada warga lainnya dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran,” ujar salah satu warga.

KBO Sat Binmas Polres Boven Digoel Iptu Bambang Y. mengatakan, kepolisian tidak hanya melakukan pencegahan setelah terjadi gangguan, tetapi juga mengambil langkah antisipatif dengan membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi dampak kondisi lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi lingkungan yang kering. Jangan melakukan pembakaran secara sembarangan, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, dan segera laporkan apabila melihat titik api agar dapat ditangani dengan cepat,” imbaunya.

Menurutnya, kondisi kekeringan dapat berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat sehingga diperlukan kepedulian bersama. Karena itu, kepolisian terus mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan, mengantisipasi potensi kebakaran, serta membangun komunikasi dengan aparat apabila terdapat permasalahan yang dapat berkembang menjadi gangguan Kamtibmas.

“Kesiapsiagaan dan kerja sama masyarakat sangat penting. Dengan kepedulian bersama, berbagai potensi dampak kekeringan, khususnya kebakaran lahan dan permukiman, dapat dicegah sedini mungkin sehingga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan tersebut melibatkan Iptu Bambang Y. selaku KBO Sat Binmas, Aipda Mustafa Ulath, Aipda Hariyanto, S.H., Bripka Demianus Mambraku, Bripka Yanuar Isman T., serta Bripda M. Safri selaku operator.

Melalui kegiatan sambang dan edukasi tersebut, Polres Boven Digoel terus mengambil langkah-langkah adaptif dalam menghadapi potensi dampak kekeringan, sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai mitra kepolisian dalam menjaga lingkungan, mencegah kebakaran, dan memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *