Anev Minggu Pertama Ops Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua Dorong Peningkatan Pengungkapan Kasus

Daerah2 Dilihat

Papua – Polda Papua melaksanakan analisis dan evaluasi (Anev) minggu pertama Operasi Sikat Cartenz II-2026 di Aula Command Center Polda Papua, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian operasi sekaligus mengoptimalkan upaya pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C.

banner 336x280

Anev dipimpin oleh Karo Ops Polda Papua selaku Karendalops Operasi Sikat Cartenz II-2026, Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., serta dihadiri Wadirreskrimum selaku Wakaops, AKBP Wahyu Basuki, S.I.K., Kasetops AKBP Mughoni, S.I.K., Kapusdalops Bahar Tushiba, S.H., serta para Kasatgas dan Kasubsatgas operasi.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Sih Harno menekankan pentingnya peningkatan kinerja seluruh personel agar pelaksanaan operasi menghasilkan capaian yang nyata, terukur, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Seluruh personel harus menjadikan hasil minggu pertama sebagai bahan evaluasi. Tingkatkan kegiatan di lapangan, optimalkan pengungkapan kasus yang menjadi sasaran operasi, serta pastikan masyarakat merasakan dampak positif melalui situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Berdasarkan paparan Kasetops, dari total target operasi (TO) yang ditetapkan, telah berhasil diungkap, dengan persentase capaian sebesar 30,8 persen. Capaian tersebut terdiri atas Polda Papua dan 6 daerah operasi.

Selain mengevaluasi pengungkapan target operasi, kegiatan juga membahas kelengkapan pelaporan melalui aplikasi Early Warning System (EWS).

Seluruh Satgas dan Subsatgas diminta memastikan rencana serta hasil kegiatan, mulai dari upaya preemtif, preventif, penegakan hukum, hingga publikasi dan dokumentasi operasi, tercatat secara tertib dan akurat.

Sementara itu, Kapusdalops Operasi Sikat Cartenz II-2026, Bahar Tushiba, S.H., menekankan pentingnya peningkatan penyelesaian perkara dan konsistensi pelaporan.

Jajaran diminta mengoptimalkan penanganan perkara serta memperbarui data sesuai perkembangan yang sebenarnya, dengan target penyelesaian perkara sebesar 45 persen pada akhir 2026.

Melalui evaluasi ini, Polda Papua mendorong seluruh jajaran untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pengawasan, dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas agar Operasi Sikat Cartenz II-2026 memberikan hasil yang maksimal dalam menekan tindak kriminalitas.

Polda Papua berkomitmen melaksanakan penegakan hukum secara profesional serta meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Papua.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *